Pengertian Koordinasi, Syarat-syarat, Tujuan, Jenis-jenis dan Dampak Kurangnya Koordinasi

06.55

 “Pengertian Koordinasi, Syarat-syarat, Tujuan, Jenis-jenis dan Dampak Kurangnya Koordinasi” is locked Pengertian Koordinasi, Syarat-syarat, Tujuan, Jenis-jenis dan Dampak Kurangnya Koordinasi

Pengertian Koordinasi

koordinasi adalah proses mensinergikan dan menyeimbangkan segala aktivitas dalam pekerjaan antara satu pihak dengan pihak lainnya untuk meraih tujuan tiap-tiap pihak sekaligus tujuan bersama.

Syarat-syarat Koordinasi

Terry juga menjelaskan beberapa syarat dalam koordinasi diantaranya :
  • Sense of Cooperation, perasaan untuk saling bekerja sama, dilihat per bagian.
  • Rivalry, dalam perusahaan besar, sering diadakan persaingan antar bagian, agar saling berlomba untuk kemajuan.
  • Team Spirit, satu sama lain per bagian harus saling menghargai.
  • Esprit de Corps, bagian yang saling menghargai akan makin bersemangat.

Dampak Kurangnya Koordinasi

Kurangnya koordinasi dalam suatu organisasi atau usaha kerja juga memberikan dampak dan gejala-gejala seperti :
  • Petugas atau pejabat masing-masing atau satuan-satuan organisasi berselisih menurut suatu wewenang atau bidang kerja yang masing-masing mengaggap sebagai termasuk dalam yurisdiksinya
  • Terdapat saling pelemparan tanggung jawab, karena masing-masing merasa bahwa sesuatu wewenang atau bidang kerja tidak masuk dalam lingkupannya
  • Gejala yang lain nampak pada adanya suatu keputusan yang ternyata dibuat dengan kurang sempurna karena tidak terhimpun secara lengkap segenap keterangan pada satuan-satuan organisasi yang bersangkutan (dari tingkat bawahannya)
  • Akhirnya, gejala yang bisa dilihat juga ialah tumbuhnya banyak badan khusus atau satuan organisasi
  • “nonstruktural”, misalnya: panitia, komisi, tim, satgas, dan sebagainya yang masing-masing berdiri sendiri untuk menyelesaikan sesuatu tugas yang sebetulnya telah dapat dicakup atau dimasukkan ke dalam susunan organisasi yang sudah ada.

Cara Megatasi Kurangnya Koordinasi

Untuk mengatasi gelaja-gejala yang ditimbulkan akibat kuragnya koordinasi diantaranya diperlukan tindakan sebagai berikut :
  • Diadakan pembagian kerja yang jelas dalam organisasi atau program yang dimaksud
  • Semangat bekerja yang besar di antara para pejabat atau pekerja (hubungan-hubungan informal yang sehat dalam organisasi yang bersangkutan) hendaknya dibina terus
  • Fasilitas kontak dan tata hubungan yang cukup bagi semua pihak dalam organisasi maupun luar usaha kerja sama itu dipupuk-kembangkan
  • Koordinasi hendaknya telah disiapkan sejak tahap-tahap permulaan kegiatan atau program yang bersangkutan dan kemudian dipertahankan sebagai proses yang menerus.

Jenis-jenis Koordinasi

Koordinasi juga terbagi kedalam beberapa macam, diantaranya :

Koordinasi Interen

Koordinasi intern dibagi kedalam beberapa kategori yakni :
  • Koordinasi vertikal adalah dimana antara yang mengkoordinasi dengan yang dikoordinasikan secara structural terdapat hubungan hierarkis karena satu dengan yang lainnya berada pada satu garis komando.
  • Koordinasi horizontal adalah koordinasi fungsional dimana yang mengkoordinasi mempunyai tingkat eselon yang sama.
  • Koordinasi diagonal adalah koordinasi fungsional dimana yang mengkoordinasi mempunyai kedudukan yang lebih tinggi tingkat eselonnya dibandingkan yang dikoordinasikan, tapi satu dengan yang lainnya tidak berada dalam satu garis komando.

Koordinasi Eksternal

Koordinasi eksternal merupakan koordinasi yang termasuk koordinasi fungsional, dalam koordinasi eksternal bersifat fungsional, koordinasi itu hanya bersifat horizontal dan koordinasi eksternal yang bersifat diagonal.
  • Koordinasi vertikal adalah koordinasi yang dilakukan oleh seorang kepala wilayah yang melaksanakan kegiatan pembangunan antar dinas maupun antar pimpinan dinas-dinas lain, seperti rapat staf, rapat kerja dan rapat pimpinan.
  • Koordinasi horizontal adalah dimana seorang kepala atau pimpinan senantiasa berhubungan dengan dinas-dinas lain yang dianggap ada kaitannya atau hubungannya dengan masalah-masalah pembangunan yang dilaksanakan di dalam wilayah kerjanya.

Fungsi Koordinasi

Fungsi Koordinasi dijelaskan dalam gambar dibawah ini :
Fungsi Koordinasi

Tujuan Koordinasi

Menurut Siagian (1993:110) tujuan Koordinasi adalah untuk :
  • Pencegah konflik dan kontradiksi.
  • Pencegah persaingan yang tidak sehat.
  • Pencegah pemborosan.
  • Pencegah kekosongan ruang dan waktu.
  • Pencegah terjadinya perbedaan pendekatan dan pelaksanaan.

Aplikasi Untuk Download Film , Video, Music, Anime, Game, Apps, Terlengkap

Pengertian Koordinasi, Syarat-syarat, Tujuan, Jenis-jenis dan Dampak Kurangnya Koordinasi | Siswa Master | 5

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Posting Komentar

Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)