Pengertian Distributor, Suplier, Agen, Reseller, dan Dropshipper

07.14

Pengertian Distributor, Suplier, Agen, Reseller, dan Dropshipper

Pengertian Distributor

Distibutor adalah suatu pihak atau orang yang membeli barang dari produsen yang memproduksi barang tersebut secara langsung dengan tujuan untuk menjualnya kembali kepada toko-toko atau retail-retail produk bersangkutan.
Contoh kegiatan distribusi adalah pak Ali membeli beras sebanyak dua truk secara langsung di pabriknya, lalu pak Ali menjual kembali atau menyalurkan beras-beras tersebut ke toko atau retail-retail yang membutuhkan.
Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ditribusi ini adalah ketika kita membeli barang dari pabriknya secara langsung, maka kita akan mendapat potongan harga pembeli saat mengambil produk. Semakin banyak produk yang yang diambil, semakin banyak pula diskon atau potongan harga yang diperoleh. Setelah itu, distributor tersebut menjual kembali produk dengan harga pasar atau harga lebih rendah lagi karena akan dijual kepada retil-retail atau toko.

Suplier

Suplier adalah sebutan bagi pihak atau perusahaan yang menjual dan menyalurkan barang secara terus menerus kepada lembaga ataupun perusahaan. Biasanya barang yang disuplay berupa bahan mentah yang akan diolah kembali oleh pabrik atau perusahaan tertentu menjadi bahan jadi atau setengah jadi.
Contoh suplier adalah petani karet yang terletak di suatu wilayah menjual atau menyalurkan hasil kebun-kebun mereka berupa karet kepada pabrik pengolah karet untuk diolah menjadi barang jadi seperti ban atau barang setengah jadi.

Agen

Agen adalah seseorang atau perusahaan yang menjual produk dari distributor ke retail atau konsumen. Keberadaan agen dibentuk langsung oleh distributor guna mendekatkan ke konsumen. Selain itu, terdapat juga agen yang dibentuk langsung oleh pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM). Keuntungan yang diperoleh oleh agen didapatkan dari selisih harga jual atau melalui komisi penjualan.
Contoh agen adalah sebuah distributor peralatan sekolah menjual peralatan tulis tersebut ke toko A. Kemudian toko A lah yang kembali menjual peralatan sekolah tersebut ke retail, toko-toko kecil, kios, maupun menjual ke konsumen secara langsung.
Berikut ini merupakan keuntungan menjadi agen suatu produk, yaitu :
  • Memperoleh keuntungan yang lebih besar, hal ini disebabkan karena perusahaan biasa membatasi setiap daerah, yang setiap daerahnya hanya boleh memiliki satu agen resmi saja.
  • Agen lebih praktis sebab untuk menjual barang cukup mencari reseller.
  • Produk yang dijual sudah biasa dibutuhkan oleh masyarakat.
  • Mempunyai waktu yang fleksibel, karena penjualannya dijalankan oleh reseller.
  • Tidak ada target-target yang harus dicapai.

Pengertian Reseller

Reseller adalah orang yang menjual barang dari distributor atau agen dan menyalurkannya secara langsung kepada konsumen. Reseller umumnya membeli barang dari produsen atau distributor dengan harga yang relatif lebih murah dengan jumlah yang banyak dan mengambil keuntungan dari selisih harga tersebut.

Pengertian Dropshipper

Dropshipper adalah suatu pihak yang menjual kembali produk dari suplier tanpa harus mempunyai barang yang ditawarkan.Reseller dan dropshipper sebenarnya memiliki kesamaan,perbedaannya adalah jika reseller mempunyai produk yang ditawarkan, sementara dropshipper tidak mempunyai produk yang ditawarkan. Dropshipper masih bisa menawarkan barang dan mendapatkan keuntungan dengan menjual informasi tentang produk yang dimiliki suplier.

Robot Untuk Auto Like Facebook 100% Work

Pengertian Distributor, Suplier, Agen, Reseller, dan Dropshipper | Siswa Master | 5

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Posting Komentar

Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)