Perlukah Melakukan Eject Pada Flashdisk Sebelum di Cabut? Ini Jawabannya!

11.02
Flashdisk adalah salah satu storage device pada komputer yang berfungsi menyimpan data komputer secara eksternal.

Hampir semua orang memiliki flashdisk, mengingat pentingnya keberadaan benda ini untuk keperluan tertentu. Entah itu untuk menyimpan data, memindahkan data, ataupun untuk proses penginstalan sistem operasi (bacabootable).

Semua orang sudah tau apa fungsi dari flashdisk ini, tapi mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui tentang detail penggunaan alat ini dengan baik. Yang salah satunya adalah seputar peng-eject-an flashdisk sebelum dicabut.



Perlukah melakukan eject pada flashdisk sebelum dicabut?

Bro: Bra, tengkyu yah udah dicopy-in filmnya..
Bra: Oke broo sama2 ( langsung cabut flasdisk si Bro)
Bro: Ehh belum di eject kampreeet!
Bra: Lah bodo amat! :p
Bro: !@#$%^&*

Hayoo siapa yang pernah ngalamin kejadian kaya diatas.. hehe
Mungkin kita sering bertanya-tanya, pentingkah melakukan eject pada flashdisk sebelum dicabut. Namun sebenarnya apa sih fungsi melakukan eject? Apakah akan merusak flashdisk? Atau bahkan merusak komputer itu sendiri?

Nah..dari pada kamu bingung.. Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya nya. Check it out!

Apa sih fungsi dari eject pada flashdisk?

Pada Windows,fitur eject dan safely remove bisa kamu jumpai pada ikon tray yang ada pada taskbar. Fungsi sebenarnya dari fitur ini adalah untuk menghentikan proses kerja flashdisk pada komputer itu sendiri terhadap data-data pada flashdisk. Karena setiap kali kamu memasukkan flashdisk, harddisk, ataupun storage lainnya.. Maka komputer akan secara bebas melakukan read dan write terhadap data, salah satunya adalah chace. Nah, chace ini tidak akan langsung disimpan pada flashdisk. Melainkan akan ditulis pada RAM komputer terlebih dahulu.

Efek yang terjadi jika tidak melakukan eject pada flashdisk

Selama saya menggunakan flashdisk, jujur saja.. Saya tidak pernah mengalami masalah akibat tidak melakukan eject flashdisk. Lho kok bisa? Tentu saja..
Jika tidak melakukan eject namun flashdisk masih dalam keadaan baik-baik saja.. Lalu kenapa Windows menyediakan fitur safely remove dan eject untuk flashdisk, harddisk, SD Card, dan storage lainnya?
Tentu jawabannya adalah untuk mencegah terjadinya file corupt serta mencegah kerusakan pada perangkat penyimpanan tersebut. Ingat bung.. Hanya untuk mencegah..

Kenapa saya bilang hanya untuk mencegah?

Karena ketika kamu sedang menggunakan flashdisk, flashdisk itu pada hakikatnya sedang menjalankan sebuah proses, yakni read dan write chace. Sehingga ketika kamu langsung mencabutnya tanpa melakukan eject ketika flashdisk masih tertancap.. Bisa menyebabkan file pada flashdisk menjadi corupt bahkan kerusakan pada flashdisk.

Namun... Beruntungnya bagi kamu pengguna Windows, Windows tidak secara otomatis menggunakan chace pada flashdisk. Sehingga perlu mengaktifkannya terlebih dahulu jika ingin menggunakannya.

Kesimpulannya, ketika kamu langsung mencabut flashdisk yang tidak sedang melakukan proses read dan write data. Maka mencabut flashdisk tanpa melaukan eject bukanlah sebuah masalah bagi flashdisk dan data-datamu akan aman-aman saja..
Tapi jika kamu melakukan safely remove dan eject. Mungkin itu akan lebih 'aman', karena kembali lagi pada fungsi dari safely remove dan eject pada Windows itu sendiri. Percayalah, tak mungkin Windows membuat fitur 'semubadzir' itu tanpa ada gunanya sama sekali bukan?

Semoga bermanfaat..

Robot Untuk Auto Like Facebook 100% Work

Perlukah Melakukan Eject Pada Flashdisk Sebelum di Cabut? Ini Jawabannya! | Siswa Master | 5

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Posting Komentar

Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)