Tentang Bayi Sungsang

13.29

Sebagian orang belum mengetahui apakah yang dimaksud Bayi Sungsang itu ?? Bagaimanakah posisi bayi sungsang?? serta penyebabnya?. Nah kali ini BelajarSehat.com akan menjawab dan mengulas pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari kita ulas bersama tentang Bayi Sungsang.
Apa itu Bayi Sungsang ?
Bayi Sungsang merupakan posisi dimana bayi pada saat-saat kelahirannya bagian kakinya atau bokong berada pada bagian rahim (vacum uteri) dekat vagina dan kepala berada dibagian atas atau berada si puncak rahim (Fundus Uteri).
Bagaimana Posisi Bayi Sungsang ?
Menurut jenis keadaan bayi ketika dilahirkan maka kelahiran dengan posisi bayi sungsang ini dibagi menjadi 3,yaitu :
1. Presentasi Bokong Murni, yaitu posisi bayi sungsang yang mana kedua bagian kaki terangkat ke atas sehingga ujung kaki setinggi bahu atau kepala janin (frank breech).
2. Presentasi Bokong Kaki Sempurna, yaitu jenis posisi bayi sungsang yang mana bagian kaki dan tangan menyilang sempurna, dan disamping bokong kedua kaki dapat diraba (flexed breech).
3. Presentasi Bokong Kaki Tidak Sempurna, yaitu posisi bayi sungsang yang mana hanya satu bagian saja yang berada disamping bokong, sedangkan satu kaki lagi terangkat keatas (footing breech).

 Apa sajakah penyebab Bayi Sungsang ?
Seorang bayi yang terlahir sungsang mungkin sangat kecil presentasenya jika dibandingkan dengan bayi yang terlahir normal, namun demikian bayi yang terlahir sungsang kemungkinan akan mengalami cacat lahir sangat dimungkinkan.
Berikut ini adalah beberapa penyebab bayi sungsang :
1. Rahim yang terlalu luas. Didalam rahim bayi dapat berubah posisi sedemikian rupa karena luasnya rahim, namun umumnya pada saat mendekati kelahiran posisi bayi berubah pada posisi normalnya.
2. Janin atau bayi yang terlalu kecil. Ini adalah kebalikan dari yang pertama, kalau rahimnya ukurannya normal namun ternyata bayinya yang lebih kecil maka kemungkinan bayi sungsang tetap ada. Bayi yang kecil kemungkinan bisa disebabkan kekurangan asupan gizi selama kahamilan.
3. Bayi kembar. Pada saat hal ini terjadi maka bayi didalam rahim akan berdesak-desakan dan bukan tidak mungkin posisi bayi pada saat akan dilarikan tidak pada posisi seharusnya atau bahkan bisa saja terlahir terlalu dini atau prematur.
4. Air ketuban Yang terlalu Banyak. Dengan banyaknya air ketuban maka bayi akan mudah bergerak didalam rahim, dan sebaliknya jika air ketuban sedikit bayi akan kesulitan bergerak. Pada kasus ini kemungkinan posisi bayi sungsang tetap ada.
5. Terlilit tali pusat. Apabila bayi mengalami hal ini maka bayi akan kesulitan bergerak didalam rahim, sehingga kemungkinan bayi tidak dalam posisi seharusnya bisa saja terjadi karena masalah ini.
5. Terlahir Prematur, Bayi prematur adalah bayi yang terlahir lebih cepat dari jadwal perkiraan, sehingga terkadang posisi bayi belum pada posisi seharusnya pada saat dilahirkan.
 Kesimpulan :
1. Bayi sungsang tercatat terjadi 3 – 5% dari total jumlah kelahiran bayi. Dokter biasanya menganjurkan persalinan Caesar untuk ibu yang posisi bayinya sungsang. Resiko juga terlibat dengan kelahiran sesar (seperti pendarahan,infeksi dan tinggal di rumah sakit lebih lama bagi ibu dan bayinya).
2. Ketika bayi sungsang dilahirkan normal, kemungkinan terluka selama atau melahirkan dibandingkan dengan bayi yang terlahir normal masinh mungkin terjadi. Bayi sungsang yang dilahirkan secara normal juga lebih mungkin mengalami cacat lahir seperti pinggul soket bayi dan tulang paha menjadi terpisah.

Robot Untuk Auto Like Facebook 100% Work

Tentang Bayi Sungsang | Siswa Master | 5

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Posting Komentar

Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)