Pengertian Vitamin, Fungsi, Jenis-Jenis Contoh dan Sumbernya

23.07
Pengertian Vitamin, Fungsi, Jenis-Jenis Contoh dan Sumbernya - untuk memperbarui artikel baru ini akan membahas definisi vitamin, vitamin, vitamin, sumber vitamin. Vitamin adalah molekul kecil, senyawa organik tersuspensi, yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme masing-masing organisme. Vitamin tidak bisa diproduksi oleh tubuh sendiri. Vitamin bekerja untuk pertumbuhan sel, mengatur dan memperbaiki fungsi tubuh dan mengatur penggunaan makanan dan energi. Vitamin membutuhkan sejumlah kecil vitamin, tapi terus menerus.



Vitamin adalah zat kompleks senyawa yang sangat penting bagi tubuh kita, yang berfungsi untuk menyesuaikan mambanta atau proses aktivitas tubuh. Tanpa vitamin manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan aktivitas vital, dan kekurangan vitamin dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit ini di tubuh kita.


Memahami vitamin, jenis, contoh dan fungsi

Ada 13 jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan yang tepat. Vitamin ini termasuk vitamin A, C, D, E, K dan B (tiamin, riboflavin, niacin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12 dan asam folat). Meski memiliki peran yang sangat penting, tubuh hanya bisa menghasilkan vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber vitamin ini bisa berasal dari makanan seperti buah, sayuran dan suplemen diet.

Vitamin diperlukan untuk tubuh dalam jumlah kecil. Meskipun hal ini diperlukan dalam jumlah kecil,
Tapi tetap harus ada, karena memang perlu mengatur fungsi tubuh dan mencegah penyakit tertentu.

Fungsi vitamin


Berikut ini adalah fungsi vitamin yang umum:

  • Mengatur zat dalam tubuh
  • Memperkuat gigi dan tulang
  • Untuk mempercepat pertumbuhan
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Deselerasi proses penuaan
  • Dukungan dan meningkatkan kebugaran tubuh
  • Sebagai katalis dalam reaksi biokimia tubuh
  • Mempercepat proses penyembuhan penyakit
  • Membangun sistem kekebalan tubuh
  • dan seterusnya.


Jenis-Jeni vitamin

Ada 13 jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh dan berkembang dengan baik: vitamin A, C, D, E, K dan B (thiamin, riboflavin, niacin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12 dan asam folat);

Ada vitamin yang bisa dilarutkan dalam air dan yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B dan vitamin C, dan vitamin tidak larut dalam air (larut dalam lemak): vitamin A, D, E dan K.

Vitamin A

Vitamin A atau retinol adalah sejenis vitamin yang berfungsi untuk menjaga dan merawat keindahan kulit, sehingga halus dan halus, menumbuhkan tubuh dan menjaga kesehatan mata.

Sumber vitamin A termasuk wortel, sayuran hijau dan kuning, ubi jalar, semangka, alpukat, labu dan lain-lain. Sumber vitamin A masih provitamin A, jadi di hati, provitamin A diubah menjadi vitamin A. Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan rabun senin, katarak, infeksi pernafasan, kulit tidak sehat dan sebagainya.

Vitamin B1

Vitamin B1 atau tiamin merupakan salah satu vitamin penting bagi tubuh. Fungsi vitamin B1 adalah untuk meningkatkan nafsu makan dan mengatur fungsi alat pernafasan dan fungsi saraf.

Sumber vitamin B1 yang baik berasal dari biji yang masih kerak, kecambah, gandum, ragi, kacang kering, telur, beras, gandum, dll. D. Kekurangan vitamin B1 akan menyebabkan gangguan saraf, kelelahan, pencernaan yang tidak tepat dan menyebabkan penyakit beri beri.

Vitamin B2

Vitamin B2 atau Riboflavin bekerja di dalam tubuh, mendukung kesehatan kulit, mendukung kesehatan rambut, mendukung kuku sehat dan membantu proses metabolisme karbohidrat untuk menerima energi. Sumber vitamin B2 meliputi susu, kacang-kacangan, telur, ragi, dll.

Vitamin B6

Vitamin B6 atau pyridoxine bekerja dalam pertumbuhan tubuh, menjaga kesehatan kulit dan rambut, mengurangi mual dan menghilangkan mabuk laut, mengurangi tekanan tangan dan mencegah pelagra atau kulit kasar. Sumber vitamin B6 termasuk biji-bijian yang masih memiliki epidermis, jagung, ikan, ragi, dll. D. Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan pelagra, insomnia, mudah tersinggung dan depresi.

Vitamin B12

Vitamin B12 atau fungsi sianokobalamin selama pembentukan sel darah merah dan meningkatkan konsentrasi. Sumber vitamin B12 adalah hati, daging dan telur. Kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan anemia, keletihan dan kelainan kulit.

Vitamin C

Vitamin C atau asam askorbat bekerja dalam proses penyembuhan infeksi, serta mengatasi alergi dan kudis. Sumber vitamin C termasuk jeruk, tomat, nanas dan sayuran segar.
Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan gusi berdarah, menunda penyembuhan luka, nyeri sendi dan resistensi terhadap infeksi ringan.

Vitamin D

Vitamin D sangat diperlukan dalam proses pembentukan tulang dan menguatkan urutannya. Sumber vitamin D termasuk minyak ikan, kuning telur, susu, mentega dan ikan laut. Sumber vitamin D dari makanan masih provitamin D. Sinar matahari akan membantu mengubah provitamin D menjadi vitamin D pada permukaan kulit. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan pertumbuhan kerdil, gigi berpori, kaki melengkung dan kejang otot.

Vitamin E

Vitamin E atau Tokoferol berfungsi untuk mencegah keguguran, ketidaksuburan dan pendarahan. Sumber vitamin E adalah biji gandum tepung jagung, minyak zaitun dan minyak kelapa. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gangguan otot dan kemandulan.

Vitamin K

Vitamin K atau Filokuinon berperan dalam proses pembekuan darah saat terjadi luka. Vitamin K ditemukan pada sayuran hijau, kedelai dan tomat. Kekurangan vitamin K bisa menyebabkan gumpalan darah.

Robot Untuk Auto Like Facebook 100% Work

Pengertian Vitamin, Fungsi, Jenis-Jenis Contoh dan Sumbernya | Siswa Master | 5

Artikel Lainnya

Previous
Next Post »
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Posting Komentar

Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)