Siswa Master

Berbagi Mata Pelajaran Sekolah, Tips Belajar dan Info Menarik Lainnya | Lengkap dan Terpercaya

15 Mei 2016

Faktor dan Strategi Integrasi Nasional beserta Ancaman Disintegrasi Nasional

Faktor Integrasi Nasional dan Strategi Integrasi Nasional beserta Ancaman Disintegrasi Nasional - Seperti yang kita ketahui, integrasi nasional merupakan penyatuan berbagai unsur dalam masyarakat berdasarkan aturan tertentu sehingga terjadi kesepakatan dan tujuan secara nasional untuk diwujudkan bersama.

Memahami Faktor dan Strategi Integrasi Nasional beserta Ancaman Disintegrasi Nasional

A. Faktor dan Strategi Integrasi Nasional


a.) Faktor Integrasi Nasional

Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi nasional  yaitu :
  1. Adanya kebersamaan bersejarah.
  2. Adanya ancaman dari luar yang dapat mengganggu keutuhan NKRI
  3. Adanya kesepakatan pemimpin.
  4. Homogenitas sosial budaya serta agama.
  5. Adanya saling ketergantungan dalam bidang politik dan ekonomi.
  6. Faktor penunjang integrasi nasional yaitu :
  7. Bahasa Nasional.
  8. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
  9. Kesadaran dan solidaritas kelompok.
  10. Perundang-undangan yang bersifat nasional.
b.) Strategi integrasi nasional 

Mencakup 2 hal yaitu :

#1. Asimilasi

Menyatukan masyarakat dengan menjadikan budaya yang dominan sebagai acuan dan budaya lain melebur di dalamnya.

#2. Akulturasi
  • Menyatukan budaya yang berbeda di mana unsur dari masing-masing itu masih tampak.
  • Unity in Diversity (Bhinneka Tunggal Ika)
  • Menyatukan masyarakat dengan tetap mempertahankan terdapatnya perbedaan.

B. Ancaman Desintegrasi Nasional


Desintegrasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu keadaan tidak bersatu pada atau keadaan terpecah belah;hilangnya keutuhan atau persatuan;perpecahan.
Secara harfiah, Desintegrasi Nasional adalah perpecahan suatu bangsa menjadi bagian-bagian yang saling terpisah. Suatu desintegrasi dapat dirumuskan sebagai satu proses berpudarnya norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat, karena perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan.
Yang di maksud dengan ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaualatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa , dapat berupa ancaman militer maupun non-militer.
Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisasi yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan seganap bangsa.

Ancaman militer dapat berbentuk :
  • Agresi oleh negara lain.
  • Pelanggaran wilayah.
  • Spionase.
  • Sabotase.
  • Konflik Komunal.
  • Aksi teror bersenjata.
  • Pemberontakan bersenjata.
Ancaman non-militer  (nirmiliter) memiliki karakteristik yang berbeda dengan ancaman militer, yaitu tidak bersifat fisik serta bentuknya tidak terlihat seperti ancaman militer, karena ancaman ini berdimensi pada ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, informasi serta keselamatan umum.

Bentuk ancaman non-militer adalah sebagai berikut :
  • Ancaman berdimensi Ideologi
  • Ancaman berdimensi Politik
  • Ancaman berdimensi Ekonomi
  • Ancaman berdimensi Sosial Budaya
  • Ancaman berdimensi Teknologi dan Informasi
  • Ancaman berdimensi Keselamatan Umum
Baca juga : Pengertian dan Konsep Integrasi Nasional
Demikianlah artikel mengenai Faktor dan Strategi Integrasi Nasional serta Ancaman Disintegrasi Nasional, semoga bermanfaat...

Salam generasi muda Indonesia !

Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)

 
Back To Top