Siswa Master

Berbagi Mata Pelajaran Sekolah, Tips Belajar dan Info Menarik Lainnya | Lengkap dan Terpercaya

29 Februari 2016

Pengertian Manajemen dan Teori Manajemen

Pengertian Ilmu Manajemen Menurut Para Ahli beserta Tingkatan, Fungsi dan Teorinya – Hai sobat setia SiswaMaster.com, pernahkah sobat mendengar istilah Manajemen ? Apa itu ? Nah, melalui tulisan ini, akan kami uraikan mengenai Pengertian, Fungsi dan Teori Ilmu Manajemen. Yuk simak pembahasannya !



A. APA ITU MANAJEMEN ?


#1. Pengertian Manajemen Secara Harfiah/Etimologi

Ada beberapa kemungkinan untuk asal kata dan makna dari “Manajemen”, diantaranya yaitu :

Asal kata manajemen belum memiliki definisi/pengertian yang mapan dan diterima secara universal.
Mungkin kata ini berasal dari bahasa Italia yaitu “meneggiare” yang berarti “mengendalikan”, khususnya “mengendalikan kuda” yang asalnya dari bahasa latin “manus” yang berarti “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Prancis “menege” yang berarti “kepemilikan kuda” (manege mendapat pengaruh dari bahasa Inggris yang artinya seni mengendalikan kuda, di mana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia).

Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi menagement, yang berarti seni melaksanakan dan mengatur.

Sekarang istilah “manage” dari bahasa Inggris ini berarti mengurus, mengendalikan, mengusahakan, dan memimpin.

#2. Pengertian Ilmu Manajemen Secara Umum

Manajemen adalah suatu keahlian untuk merencanakan, melaksanakan, mengawasi penggunaan sumber daya  secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai suatu tujuan.

Definisi manajemen lainnya yaitu proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan guna mencapai tujuan organisasi dengan bekerjasama dengan orang lain serta sumber daya yang dimiliki oleh organisasi tersebut.

#3. Pengertian Ilmu Manajemen Menurut Para Ahli

Menurut Encyclopedia of the Social Science dikatakan bahwa manajemen adalah suatu proses dengan mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.

Selain itu, ada beberapa ahli yang menyatakan pendapatnya mengenai Ilmu Manjemen ini, adapun gagasan para ahli tersebut diantaranya yaitu :
  • Mary Parker Follet
Menurut Mary Parker Follet, pengertian dari manajemen adalah sebagai suatu seni yang tiap-tiap pekerjaan dapat diselesaikan melalui orang lain.

Definisi ini dapat kita lihat dari seorang CEO Perusahaan yang harus mampu mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien.
  • George R. Terry, Ph.D
Menurutnya, Manajemen dapat diartikan sebagai proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melului pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber-sumber lain.

Ia juga berpendapat bahwa manajemen merupakan ilmu sekaligus seni, yang definisinya adalah suatu wadah di dalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya.
  • Koontz
Manajemen menurut Koontz merupakan seni yang produktif dengan didasarkan pada suatu pemahaman ilmu. Ia juga menambahkan bahwa ilmu dan seni tidaklah bertentangan melainkan masing-masing saling melengkapi antara satu dengan lainnya.
  • James A.F.Stoner
Stoner memiliki beberapa pendapat mengenai manajemen ini. Menurutnya, manajemen adalah suatu proses dalam membuat perencanaan, pengorganisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usaha dari anggota organisasi dan juga menggunakan segala sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  • Wilson
Manajemen menurut Wilson adalah rangkaian tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. Proses ini merupakan serangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis.
  • Oey Liang Lee
Oey Liang Lee berpendapat bahwa Manajemen mmerupakan ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, pengkoordinasian dan pengendalian/pengawasan dari “human and natural resources” untuk mencapai tujuan yang telah diputuskan terlebih dahulu.
  • Lawrance A Appley
Pengertian manajemen menurut Lawrance A Appley adalah keahlian untuk menggerakkan orang untuk melakukan suatu pekerjaan (the art of getting thing done through people). Ia juga menambahkan bahwa manajemen adalah sebuah seni dalam mencapai tujuan yang diinginkan untuk dilaksanakan dengan usaha orang lain.
  • Ricky W. Griffin
Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efisien.

Efektif di sini dapat bermakna tujuan tersebut dapat dicapai sesuai dengan perencanaan. Adapun efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan dengan benar, terorganisir dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan
  • Hilman
Menurut Hilman, Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.


Apabila kita melihat dan mempelajari literatur manajemen, maka akan ditemukan bahwa manajemen mengandung tiga pengertian yaitu :
  • Manajemen sebagai proses
Seperti tertera pada pengertian menurut Encyclopedia of the Social Science, manajemen adalah suatu proses yang pelaksanaannya dengan cara diawasi guna mencapai tujuan tertentu. Fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi berbagai usaha tiap individu guna mencapai tujuan yang sama.
  • Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen
Hal ini bermakna bahwa orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu organisasi disebut manajemen.
  • Manajemen sebagai suatu seni dan sebagai ilmu pengetahuan
Manajemen adalah memang sebagai suatu ilmu dan seni. Sebagai seni adalah pengetahuan bagaimana mencapai hasil yang diinginkan, dan dengan kata lain seni adalah kecakapan yang diperoleh dari pengalaman, pengamatan, dan pelajaran serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan manajemen itu sendiri.

B. PRAKTIK MANAJEMEN


Aplikasi dari filsafat melahirkan beeberapa tahapan penerapan manajemen, George R. Terry membagi tahapan praktik manajemen sebagai berikut :

1.     Manajemen Partisipasi
2.     Manajemen Berdasarkan Hasil (Result Management)
3.     Manajemen Memperkaya Pekerjaan (Job Enrichment)
4.     Manajemen Prioritas Produktifitas
5.      Manajemen Berdasarkan Kemungkinan (Contingency Management)
6.     Manajemen Pemanfaatan Konflik

Bennet Silalahi (2001:10) membagai praktik manajemen menjadi 5 (lima) tahapan antara lain :
1.     Manajemen Teknologis
2.     Manajemen Administratif
3.     Manajemen Sistem Kemanusiaan
4.     Manajemen Ilmiah
5.     Manajemen Sasaran dan Hasil

Adapun Odiorne yang membagi praktek manajemen dengan beberapa tahapan sebagai berikut :
1.     Manajemen Memaksa (1920-an dan 1930-an)
2.     Manajemen Mementingkan Hubungan Kemanusiaan (1940-an)
3.     Manajemen Menggunakan Tekanan (1950-an)
4.      Manajemen Menurut Keadaan (1960-an)

C. TINGKATAN DALAM MANAJEMEN (MANAJEMEN LEVEL)


Dalam organisasi, manajemen terbagi menjadi beberapa tingkatan. Adapun penjelasan dari masing-masing tingkatan adalah sebagai berikut :

Tingkatan Manajer/Manajemen
Tingkatan Manajer/Manajemen

  • Manajer Lini Garis-Pertama (First Line)
Manajemen dengan tingkatan paling rendah dalam organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional serta tidak membawahi manajer lain.
  • Manajer Menengah (Middle Manajer)
Manajemen tingkat ini dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. Para manajer menengah ini membawahi dan mengarahkan berbagai kegiatan dari manajer lainnya, terkadang juga karyawan operasional.
  • Manajer Puncak (Top Manajer)
Umumnya terdiri dari kelompok yang relative kecil, dengan bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dalam suatu organisasi sehingga tujuan dapat tercapai dengan bersama-sama.

D. MACAM-MACAM TEORI MANAJEMEN


  • Aliran Klasik
Aliran yang mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan berbagai fungsi tersebut.
  • Aliran Perilaku
Aliran yang sering disebut juga dengan aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini mumusatkan kajiannya pada aspek manusia dan perlunya manajemen memahami manusia.
  • Aliran Manajemen Ilmiah
Aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.
  • Aliran Analisis Sistem
Aliran yang memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk  mengembangkan teorinya.
  • Aliran Manajemen berdasarkan Hasil
Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Pemfokusan aliran ini tertuju pada pemikiran berbagai hasil yang dicapai, bukannya pada interaksi kegiatan karyawan.
  • Aliran Manajemen Mutu
Aliran manajemen mutu memfokuskan pada pemikiran usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan/konsumen.

E. FILSAFAT MANAJEMEN


Masih berkaitan teori manajemen, namun kali ini berdasarkan falsafat. Adapun penjelasannya yaitu :
  • Filsafat Idealisme
Merupakan suatu keadaan amat sempurna yang menjadi pola dari segala sesuatu yang kita dapati di dunia ini. Filsafat ini diterapkan dalam manajemen marxis dan codetermination yang populer di Negara Sosialis, Jerman dan Skandinavia.
  • Filsafat Realisme
Menyatakan bahwa dunia ini dan segala sesuatu yang terdapat didalamnya adalah kenyataan yang tidak dapat dibantah. Filsafat ini beriringan dengan revolusi industri Inggeris yang disusun Frederick W. taylor.
  • Filsafat Neo-Thomisme
Filsafat Neo-Thomisme menyatakan bahwa kenyataan itu rasio, keadaan dan Tuhan, sedangkan kebenaran adalah intuisi, segala sesuatu yang masuk akal dan yang diwahyukan Tuhan. Banyak dipraktikan oleh manajemen katholik yang merujuk pada bible. 
  • Filsafat Eksistensialisme
Kenyataan adalah eksistensi atau keadaan yang menyerupai itu, kebenaran adalah pendapat yang sejalan dengan pandangan pribadi seseorang. Peran manusia menjadi perhatian utama.
  • Filsafat Pragmatisme
Filsafat Pragmatisme adalah pengalaman dan segala sesuatu yang dapat dialami oleh manusia, keberanaran dapat dilihat dari pendapat umum. Banyak merujuk pada manajemen yang berlaku umum melaui opini publik.

F. JENIS-JENIS MANAJEMEN


Dalam sebuah perusahaan, secara umum terbagi menjadi empat jenis yaitu : Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Manajemen Operasional, Manajemen Pemasaran, dan Manajemen Keuangan.
Adapun bidang-bidang dalam manajemen (jenis manajemen lainnya) antara lain yaitu :

  1. Keahlian Manajemen
  2. Manajemen Administrasi Perkantoran
  3. Manajemen Biaya
  4. Manajemen Constraint
  5. Manajemen Enterpise
  6. Manajemen Fasilitas
  7. Manajemen Harga Pendapatan
  8. Manajemen Hubungan Pelanggan
  9. Manajemen Integrasi
  10. Manajemen Keuangan
  11. Manajemen Komunikasi
  12. Manajemen Kualitas
  13. Manajemen Mikro
  14. Manajemen Organisasi
  15. Manajemen Pandangan
  16. Manajemen Pemasaran
  17. Manajemen Pendidikan
  18. Manajemen Pengadaan
  19. Manajemen Pengeluaran
  20. Manajemen Pengetahuan
  21. Manajemen Pergantian
  22. Manajemen Pergantian
  23. Manajemen Persiapan dan Pelaksanaan
  24. Manajemen Personalia
  25. Manajemen Pertunjukkan
  26. Manajemen Produksi
  27. Manajemen Program
  28. Manajemen Proses
  29. Manajemen Proyek
  30. Manajemen Rantai Suplai
  31. Manajemen Resiko
  32. Manajemen Sakit
  33. Manajemen Sistem
  34. Manajemen Strategis
  35. Manajemen Stress
  36. Manajemen Sumber Daya Manusia
  37. Manajemen Waktu
  38. Dan masih banyak lagi

Masih belum paham ? Simak lagi pembahasannya di https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen

Kesimpulan.......

Dari berbagai penjelasan mengenai pengertian manajemen, dapat kita simpulkan bahwa manajemen adalah suatu keahlian untuk merencanakan, melaksanakan, mengawasi penggunaan sumber daya  secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai suatu tujuan organisasi.

Demikianlah artikel mengenai Pengertian Ilmu Manajemen, semoga bermanfaat bagi kita semua...

Salam Anak Kreatif Indonesia !


Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)

 
Back To Top