Siswa Master

Berbagi Mata Pelajaran Sekolah, Tips Belajar dan Info Menarik Lainnya | Lengkap dan Terpercaya

24 Februari 2016

Apa yang dimaksud dengan Integrasi Nasional ? Inilah Pengertiannya Menurut Para Ahli

Apa yang di maksud dengan Integrasi Nasional ? Inilah Pengertian dan Konsep Integrasi Nasional Menurut Para Ahli – Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita tentu menyadari bahwa negara tercinta ini penuh akan perbedaan. Perbedaan tersebut antara lain ; perbedaan suku, ras, agama, kepercayaan, golongan, budaya, etnis, warna kulit, bahasa, wilayah, adat istiadat, dan lain sebagainya. 

Pengertian dan Konsep Integrasi Nasional Menurut Para Ahli
Semua keanekaragaman yang terdapat di Indonesia memang harus kita jaga dan kita pelihara dengan baik agar tercipta keadaan yang nyaman dan tentram di lingkungan masyarakat.

Perbedaan yang sangat banyak dapat memberikan dampak positif bagi bangsa Indonesia, karena dengan kekayaan dan keanekaragaman tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan umum. Di sisi lain, perbedaan tersebut kerap kali menimbulkan pertentangan di antara beberapa pihak.

Sebagai contoh, wilayah dan budaya yang melimpah tentu menjadikan karakter dan kebudayaan masyarakat yang bervariasi pula. Hal ini tentu harus mendapat perhatian yang lebih di antara masing-masing pihak sehingga masyarakat tidak memicu perselisihan yang nantinya dapat mengancam keutuhan bangsa Indonesia.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, kita perlu memahami arti penting dari integrasi/integritas nasional sehingga kita sepenuhnya menyadari bahwa keutuhan bangsa harus benar-benar dipertahankan, bagaimanapun caranya. 
Lalu apa sebenarnya integrasi nasional itu ? Ingin tahu ? Yuk simak pembahasannya !

A. Pengertian  Integrasi Nasional secara Harfiah


Integrasi Nasional berasal  dari dua kata, yaitu Integrasi dan Nasional. Integrasi sendiri berasal dari bahasa latin (integrate) yang artinya adalah mempersatukan/menggabungkan. Adapun kata Nasional berasal dari bahasa Inggris (Nation) yang berarti bangsa.

Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), integrasi memiliki arti pembauran sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh atau bulat. Sedangkan istilah “Nasional” mempunyai pengertian :

  • Bersifat kebangsaan.
  • Berkenaan atau berasal dari bangsa sendiri.
  • Meliputi suatu bangsa, misalnya cita-cita nasional, tarian nasional, perusahaan nasional dan lain sebagainya.

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Integrasi Nasional memiliki arti secara Politis dan Antropologis. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut :
  • Secara Politis
Integrasi Nasional secara politis mengandung arti bahwa proses penyatuan beragam kelompok budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional.
  • Secara Antropologis
Integrasi Nasional secara antropologis berarti bahwa proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat.

B. Pengertian  Integrasi Nasional secara Umum


Intregasi Nasional adalah penyatuan unsur-unsur dalam masyarakat menurut aturan-aturan dan kebijakan politik yang dibangun atas nilai-nilai kultur yang ada dalam masyarakat yang bersangkutan, sehingga terjadi kesepakatan tentang tujuan nasional yang hendak diwujudkan.

Intinya, arti dari integrasi nasional adalah proses penyatuan perbedaan dalam suatu negara sehingga terjadi keselarasan secara nasional dalam suatu negara.

C. Pengertian  Integrasi Nasional Menurut Para Ahli


Banyak juga para ahli/pakar yang mengemukakan gagasan mengenai makna atau arti dari integrasi nasional. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut :

1. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin

Integrasi nasional merupakan proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup semua aspek kehidupannya, yaitu aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

2. Howard Wriggins

Integrasi nasional adalah penyatuan bagian yang berbeda-beda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan/kesatuan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang jumlahnya banyak menjadi satu kesatuan bangsa.

3. Myron Weiner

Integrasi Nasional adalah proses penyatuan dari berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam satu kesatuan wilayah, dalam rangka pembentukan suatu identitas nasional.

4. J. Soedjati Djiwandono

Integrasi nasional sebagai cara bagaimana kelestarian persatuan nasional dalam arti luas dapat didamaikan dengan hak menentukan nasib sendiri.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa integrasi nasional bangsa indonesia berarti hasrat dan kesadaran untuk bersatu sebagai suatu bangsa, menjadi satu kesatuan bangsa secara resmi, dan direalisasikan dalam satu kesepakatan atau konsensus nasional melalui Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.

Adapun bunyi sumpah pemuda yaitu :

Kami putra dan puteri Indonesia mengakui :
  1. Bertanah air satu, tanah air Indonesia.
  2. Berbangsa satu, bangsa Indonesia
  3. Berbahasa satu, bahasa Indonesia.

D. Konsep-Konsep Integrasi Nasional


1. Jones J. Clemens dan Carl G. Roberg

Menurut Jones J. Clemens dan Carl G. Roberg, proses pemerintahan bagian suatu negara mencakup dua dimensi yaitu integrasi vertikal dan integrasi horisontal.
  • Integarasi Vertical (Elite-Massa)
Integrasi ini mencakup berbagai masalah yang ada pada bidang vertikal. Integrasi ini menjembatani celah perbedaan yang meyakini ada antara kaum elite dan massa guna mengembangkan proses politik terpadu dan masyarakat politik yang berpartisipasi, mereka kemudian menamakan dimensi vertikal ini sebagai integrasi politik.

Dimensi vertikal menyangkut pengintegrasian persepsi dan perilaku elite dan massa dengan cara menghilangkan, mengurangi perbedaan kesenjangan antara kelompok yang berpengaruh dengan yang dipengaruhi atau dengan kata lain menjembatani perbedaan antara elite dan massa.
  • Integrasi Horisontal (Teritorial)
Integrasi ini mencakup berbagai masalah yang ada pada bidang horizontal. Umumnya bertujuan untuk mengurangi diskonitalitas dan ketegangan kultur kedaerahan dalam rangka proses penciptaan masyarakat politik yang homogen (serasi/sama).

Dimensi horisontal menyangkut pengintegrasian kelompok-kelompok dalam masyarakat, dengan cara menjembatani perbedaan-perbedaan yang ditimbulkan oleh faktor-faktor teritorial/kultur dengan mengurangi kesenjangan yang ditimbulkan oleh faktor-faktor tersebut.

2. Myron Weiner

Myron Weiner adalah seorang ilmuwan politik dari Amerika Serikat. Ia mengidentifikasi dengan jelas berbagai masalah yang tercakup dalam setiap pengertian yang pernah digunakan oleh para sarjana hingga pertengahan 1960-an. Dari berbagai studinya itu, Myron Weiner mengemukakan beberapa pengertian integrasi lain yang lebih bermanfaat umum, seperti integrasi nilai, integrasi budaya, dan integrasi tingkah laku.

3. Claude Alce

Claude Alce adalah seorang sarjana kelahiran Nigeria yang menolak tegas integrasi nasional. Ia lebih menyukai istilah integrasi politik. Menurutnya, istilah bangsa yang menjadi akar kata nasional itu, secara normatik sudah mengandung makna kelompok manusia yang sudah sangat terpadu.

Oleh karena itu, istilah bangsa sudah dengan sendirinya merujuk pada integrasi karena komponen-komponennya memang sudah terintegrasi.

4. Mahfud MD

Menurutnya, integrasi nasional adalah pernyataan bagian-bagian yang berbeda dari masyarakat menjadi keseluruhan yang lebih utuh, secara sederhana memadukan masyarakat kecil yang jumlahnya banyak menjadi suatu bangsa.

Untuk mewujudkan integrasi nasional, perlu adanya keadilan, ketegasan dan kebijaksanaan dari pemerintah dengan tidak membeda-bedakan SARA. Hal ini benar-benar perlu dikembangkan karena pada hakekatnya integrasi nasional menunjukkan tingkat kuatnya kesatuan dan persatuan bangsa.
Integrasi masyarakat dalam negara dapat tercapai apabila :

  • Terciptanya kesepakatan dari sebagian besar anggotanya terhadap nilai-nilai sosial tertentu yang bersifat fundamental dan krusial.
  • Sebagian besar anggotanya terhimpun dalam berbagai unit sosial yang saling mengawasi dalam berbagai aspek sosial yang potensial.
  • Terjadinya saling ketergantungan diantara kelompok-kelompok sosial yang terhimpun didalam pemenuhan kebutuhan ekonomi secara menyeluruh.
“Bersatu” adalah semangat kemauan oleh para tokoh nasional kemerdekaan Indonesia, karena mereka menyadari begitu banyak ragam perbedaan dalam bangsa Indonesia. Hal inilah yang menjadikan bangsa ini sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (sebagai perwujudan Integrasi Nasional Bangsa). Adapun bentuk pengungkapan masyarakat dan budaya bangsa Indonesia itu adalah dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Semangat persatuan ini diharapkan terus berkelanjutan untuk generasi mendatang (turun temurun) sehingga rasa persatuan ini tetap tercipta dalam negara tercinta ini.

Kesimpulan....

Sejatinya Integrasi Nasional benar-benar harus ditegakkan agar tidak terjadi berbagai konflik, kesalahpahaman dan kekacauan di negeri ini. Hal ini tentu akan menjadikan negeri ini lebih tentram, nyaman, aman, dan sejahtera. Dan tentunya perlu adanya peran dari masing-masing individu, baik itu dari pemerintah maupun rakyat Indonesia itu sendiri.

Salam Anti Teror  dan Separatisme Indonesia !

Ayo budayakan komentar setelah membaca artikel ! (Jangan SPAM ya)

 
Back To Top